BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin mulai menyusun langkah strategis rancangan pembangunan untuk masa depan.
Mewakili Bupati Merangin, Wakil Bupati A. Khafidh secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Merangin Tahun 2027, Selasa (20/01).
Acara yang digelar di Aula Bappeda Kabupaten Merangin ini merupakan langkah untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan (stakeholder) guna menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan kebijakan nasional maupun provinsi.
Dalam sambutan tertulis Bupati M. Syukur yang dibaca oleh Wabup A. Khafidh menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 harus mengacu pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Ia memaparkan tiga arah kebijakan utama untuk tahun 2027, yakni Peningkatan Kapasitas SDM dengan menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki daya saing global.

Arah kebijakan kedua yaitu menciptakan ekonomi inklusif yakni pembangunan ekonomi berkelanjutan yang berbasis pada potensi lokal daerah dan Tata Kelola Pemerintahan dengan mewujudkan birokrasi yang efektif, efisien, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Saya sangat berharap kepada seluruh peserta dan stakeholder untuk mencermati setiap makna dalam arah kebijakan ini. Terjemahkan ke dalam program kerja yang konkret agar mencapai hasil maksimal," ujar Wabup A. Khafidh di hadapan peserta forum.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Ketua DPRD Ahmad Fahmi, Anggota DPRD As’Ari El Wakas, Sekretaris Daerah Zulhifni, dan Kepala Bappeda Zainal Abidin. Hadir pula secara virtual Kabid PE Bappeda Provinsi Jambi, Nurjanah Pangeran, sebagai narasumber.
Turut hadir jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Merangin, Kepala BPS Kuswanto, serta pimpinan instansi vertikal seperti BPJS Ketenagakerjaan dan Kepala Bulog Merangin, Hamdani. (Angga/van/Kominfo)